29May2017

KicirKicir.com

Blusukan Kabut Asap Jokowi Menuju Pengadilan Kejahatan Lingkungan Hidup

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Panglima TNI Gatot Nurmantyo meninjau lokasi kebakaran lahan di Desa Pulo Keronggan, Kecamatan Pedamaran Timur, OKI, Sumsel minggu (6/9). (Antara Foto/Nova Wahyudi)

Jalanan Bandung padat akibat pawai Bobotoh Persib

Sejumlah jalanan di Kota Bandung dan Cimahi, padat oleh kendaraan bobotoh Persib yang sedang melakukan konvoi kemenangan pada Piala Presiden di kota itu, Minggu.

POTENSI ZAKAT DI INDONESIA Rp 217 TRILIUN

Bogor, Kicirkicir.com-Potensi zakat Indonesia dalam setahun mencapai Rp 217 triliun. Angka tersebut terungkap dalam riset berjudul Economic Estimation and Determinations of Zakat Potential Indonesia oleh Institut Pertanian Bogor (IPB), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan Islamic Development Bank (IDB) tahun 2011.

Namun sayangnya, potensi besar penghimpunan zakat nasional tersebut belum sejalan dengan realisasi di lapangan. Serapan realisasi penghimpunan zakat nasional baru mencapai sekitar 1% dari potensi zakat tersebut.

“Ini tugas kita semua untuk bisa mengoptimalkan potensi zakat di Indonesia, terutama lembaga amil zakat (LAZ) seperti Dompet Dhuafa. Dana zakat sebesar Rp 217 triliun bila terkumpul akan sangat membantu dalam upaya pengentasan kemiskinan,” ujar Presiden Direktur Dompet Dhuafa Filantropi Ahmad dalam acara Tasyakuran Milad 23 Tahun Dompet Dhuafa di Aula Masjid Al Madinah, Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/7). 

Ahmad mengatakan banyak rumah sakit dan sekolah gratis berkualitas yang dapat dibangun, beasiswa untuk pelajar/mahasiswa dhuafa, perumahan rakyat, bantuan dana untuk pelaku usaha kecil, dan berbagai program pengentasan kemiskinan lainnya bila potensi dana zakat terserap dengan maksimal.

Apalagi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada September 2015, penduduk miskin di Indonesia saat ini mencapai 28,51 juta orang atau 11,13 persen dari total jumlah penduduk.

“Dana zakat sejatinya mampu berkontribusi dalam upaya menggapai cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dalam Undang-Undang Dasar 1945 yakni mewujudkan kesejahteraan umum dan mencerdasakan kehidupan bangsa,” ujarnya seperti dikutip Fokusbisnis,com

Sebab itu, para institusi pengelola zakat tersebut harus bekerja secara profesional. Para LAZ tidak hanya harus memperhatikan dalam aspek penggalangan dana zakat dan menciptakan program pengentasan kemiskinan yang berkualitas, tetapi juga dalam aspek sosialisasi dan komunikasi.

Aspek sosialisasi dan komunikasi sebagai syiar kebermanfaatan zakat amat perlu digalakkan kepada publik. Masih jauhnya realisasi penghimpunan dengan potensi zakat ditengarai salah satunya masih banyak publik belum memahami perihal zakat.

Sebagian masyarakat Indonesia baru memahami berupa zakat fitrah yang dikeluarkan saat bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri. Padahal, jenis zakat beragam mulai dari zakat maal (zakat harta), zakat perniagaan, zakat pertanian, dan zakat peternakan. fra

Berita Lainnnya

Gaya Hidup

KICIR KICIR NEWS

 Tentang Kami  -  Redaksi  -  Pedoman Media Siber - Lapak  -  Karir  -  Advertising  -  Privacy Policy  -  Disclaimer

Copyright @ 2015 Kicir News, All right reserved