22September2017

KicirKicir.com

Blusukan Kabut Asap Jokowi Menuju Pengadilan Kejahatan Lingkungan Hidup

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Panglima TNI Gatot Nurmantyo meninjau lokasi kebakaran lahan di Desa Pulo Keronggan, Kecamatan Pedamaran Timur, OKI, Sumsel minggu (6/9). (Antara Foto/Nova Wahyudi)

Jalanan Bandung padat akibat pawai Bobotoh Persib

Sejumlah jalanan di Kota Bandung dan Cimahi, padat oleh kendaraan bobotoh Persib yang sedang melakukan konvoi kemenangan pada Piala Presiden di kota itu, Minggu.

MOTOKROS KEMBALI EKSIS

Bupati : Ciamis 10Ha, Pangandaran 5Ha

Dalam hitungan hari, Indonesia Motocros Associated (IMA) tersohor dan mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan penyuka olahraga yang satu ini. Salah satu pengcetus asosiasi ini pebalap legenda, salah satunya Ir. Iwan Bigwanto (alm.). Organisasi ini diproklamirkan pada hari ke-7 kepergiannya untuk selamanya.

Dengan gerak cepat, pebalap motokros tahun 70-an menindaklanjuti gagasannya menjadi kenyataan. Sedikitnya sudah dua bupati merespons kehadiran IMA sebagai “pilot” penyelenggaraan kejuaraan motokros yang bermartabat, menjungjung tinggi sportifitas dan menggembirakan semua pihak.

Alkisah pemberiataan media tentang geng-motor di berbagai kota umumnya, khususnya Priangan Timur, semua pihak harus aktif menanggulanginya. Salah satu penaggulangannya, melalui kejuaraan di sirkuit. Demikian keterangan Bupati Ciamis, H. Iin Sam Arifin, pada waktu peresmian sekretariat IMA Ciamis.

Sejalan dengan hal tersebut, perlu kita tumbuh kembangkan olahraga motokros di seluruh negeri Indonesia umumnya, dan khususnya di Ciamis. Berkaitan dengan hal tersebut, Bupati Ciamis siapkan 10ha lahan untuk dibikin sirkuit motokros. Tidak mau kalah dengan “induknya” Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata menghibahkan 5ha tanah untuk keperluan yang sama.

Penuturan tersebut disampaikan dalam acara silaturahim antara Bupati Ciamis dan Bupati Pangandaran dengan pebalap motokros yang tergabung dalam Indonesian Motocross Associated (IMA) di kota Ciamis dan kota Pangandaran baru-batu ini.

Iin Sam Arifin menyampaikan harapannya, melalui binaan IMA lahir pebalap berprestasi nasional-internasional dari bumi Ciamis, Provinsi Jawa Barat. “Segala sesuatu yang menyangkut dukungan Pemda Ciamis ini, terus diproses. Sehingga semuanya lancar, dan tidak menimbulkan hal-hal tidak diinginkan dikemudian hari. Untuk itu, IMA berkewajiban menyelenggarakan kejuaraan nasional (kejurnas) motokros di Ciamis, sedikitnya dua kali dan lima kali kejuaraan daerah (kejurda).

Ciamis terus membangun infrastruktut. Antara lain pembangunan jaringan jalan, rumah sakit, lapangan olahraga yang cabang-cabangnya dipertandingkan dalam pekan olahraga nasional (PON). Tidak kalah pentingnya adalah pembangunan hotel untuk menampung atlet, dan wisatawan yang melancong ke Ciamis.

Saat ini, lanjut Bupati Iin, hanya dua hotel representatif di Ciamis. Pengunjung ke Ciamis, diarahkan ke Pangandaran, sebelum Pangandaran memisahkan diri dari Kabupaten Ciamis. Ditegaskan, kesemua fasilitas yang sesuai peruntukkannya dibangun secara maraton mulai Juni tahun ini sampai rampung pada tahun 2017. “Mengenai lahan motokros, tergantung kesiapan IMA membangunnya. Kami fasilitasi”.

Senada dengan harapan Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran membuka diri. Untuk sementara, kata Bupati Jeje Wiradinata, kami hibahkan lahan 5ha untuk arena motokros. Teknis pembangunannya, kami serahkan kepada IMA. Apalagi “aya” (Sunda = ada) tokoh “beunghar” (Sunda = kaya) H. Roni Karno yang pebalap, pengurus IMA dan pengusaha.

H. Jeje bertutur lebih ditujukan kepada H. Roni Karno yang pemilik armada bus Gapuraning Rahayu (pernah mengangkut wartawan dari Jakarta - Bandung, pergi pulang, dengan ongkos khusus, red.), sehingga pembicaraan terasa nuansa personal. H. Roni bawa investor datang ke Pangadaran. Tidak hanya membesarkan Ciamis.

“H. Roni punya kewajiban membesarkan dan mengembangkan Pangandaran. Jangan dilepas begitu saja,” pinta Bupati Jeje. Dijelaskan pula, “Pangandaran adalah ‘anak’ belajar mandiri, baru lepas dari induk (Ciamis).” Karena itu, dengan nada doa, Bupati Jeje mengharapkan sirkuit motokros segara dibangun dan didayagunakan. Pemda dan IMA bekerja sama mewujudkannya.

Menyikapi niat baik Bupati Cimis dan Pangandaran tersebut, H. Roni Karno menyerahkan kepada pengurus IMA. Ditegaskannya, “Karena ini menyangkut organisasi, sila pengurus mau terima tawaran ini dan atau bagaimana merealisasikannya.”

Tokoh masyarakat Banjar, penyuka motokros Ajat mengatakan, mudah-mudahan janji-janji beliau bukan janji politis buat pencitraan. Sebaiknya IMA menindaklanjuti dengan mekanisme yang jelas, penyerahan aset pemda tersebut. Apakah sewa kelola, bantuan hibah dan atau sistim lainnya. (JT/Amu)

 

 

 

  • Written by Andi Mustmar Usman

Berita Lainnnya

Gaya Hidup

KICIR KICIR NEWS

 Tentang Kami  -  Redaksi  -  Pedoman Media Siber - Lapak  -  Karir  -  Advertising  -  Privacy Policy  -  Disclaimer

Copyright @ 2015 Kicir News, All right reserved