21November2018

KicirKicir.com

Blusukan Kabut Asap Jokowi Menuju Pengadilan Kejahatan Lingkungan Hidup

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Panglima TNI Gatot Nurmantyo meninjau lokasi kebakaran lahan di Desa Pulo Keronggan, Kecamatan Pedamaran Timur, OKI, Sumsel minggu (6/9). (Antara Foto/Nova Wahyudi)

Jalanan Bandung padat akibat pawai Bobotoh Persib

Sejumlah jalanan di Kota Bandung dan Cimahi, padat oleh kendaraan bobotoh Persib yang sedang melakukan konvoi kemenangan pada Piala Presiden di kota itu, Minggu.

Presiden Jokowi harap hadiah Piala Presiden 2016 lebih besar

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap hadiah pada Piala Presiden 2016 dilipatgandakan sehingga mendorong perkembangan sepak bola di Indonesia yang lebih baik.

"Saya harapkan hadiah Piala Presiden 2016 agar hadiahnya dilipatgandakan," kata Presiden Jokowi dalam silaturahim dengan peserta Piala Presiden 2015 di Istana Negara Jakarta, Senin.

Presiden menyebutkan penyelenggaraan Piala Presiden 2015 sudah mendapat kepercayaan dari masyarakat sehingga mudah mencari sponsor.

"Saya berharap tidak hanya piala ini yang dapat nama, tapi juga piala-piala lain sehingga sepak bola nasional berkembang," katanya.

Dalam kesempatan itu Presiden juga mengatakan akan menyelesaikan urusan keanggotaan Indonesia di FIFA.

"Dengan FIFA juga akan kita urus, kemarin malam saya kira perwakilan FIFA juga menonton pertandingan final itu," katanya.

Presiden menyatakan senang sekali bisa bertemu dengan seluruh pemain, pengurus klub dan juga Panitia Piala Presiden 2015.

"Saya sampaikan selamat kepada juara I Persib Bandung, pelatihnya Kang Jajang Nurjaman, Zulham Zamrun pemain terbaik," katanya.

Menurut Presiden, industri sepak bola Indonesia dapat berkembang baik kalau dikelola dengan baik, dana tidak lari ke kantong-kantong pribadi tapi ke klub-klub bola.

Menurut dia, kecintaan masyarakat terhadap sepak bola nasional sangat besar. "Inilah kesempatan, peluang di depan kita, memang pengelolaan industri sepak bola harus betul-betul profesional, fair play, manajemen baik, misal ada pemain gaplok wasit langsung denda," katanya.

Ia menyebutkan kalau lihat permainan bagus seperti di final Minggu malam, masak Indonesia rangking 171. "Geleng-geleng kita, kita di bawah negara kecil padahal kita negara besar, pemain-pemain sangat potensial," katanya.

Presiden juga menyebutkan pengelolaan dana di Piala Presiden juga akan diaudit.

"Saya ingin hadiah untuk Persib Rp3 miliar, Sriwijaya FC Rp2 miliar dan hadiah untuk pemain terbaik Rp300 juta ternyata diterima tidak sebesar itu," katanya.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain Menpora Imam Nahrowi dan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2015 Maruarar Sirait.
Editor: Suryanto

Berita Lainnnya

Gaya Hidup

KICIR KICIR NEWS

 Tentang Kami  -  Redaksi  -  Pedoman Media Siber - Lapak  -  Karir  -  Advertising  -  Privacy Policy  -  Disclaimer

Copyright @ 2015 Kicir News, All right reserved