18July2018

KicirKicir.com

Blusukan Kabut Asap Jokowi Menuju Pengadilan Kejahatan Lingkungan Hidup

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Panglima TNI Gatot Nurmantyo meninjau lokasi kebakaran lahan di Desa Pulo Keronggan, Kecamatan Pedamaran Timur, OKI, Sumsel minggu (6/9). (Antara Foto/Nova Wahyudi)

Jalanan Bandung padat akibat pawai Bobotoh Persib

Sejumlah jalanan di Kota Bandung dan Cimahi, padat oleh kendaraan bobotoh Persib yang sedang melakukan konvoi kemenangan pada Piala Presiden di kota itu, Minggu.

RILIS PERS

Sehubungan dengan termuatnya informasi “ibukota Israel adalah Yerussalem” dalam beberapa buku mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dimana hal itu telah menarik perhatian masyarakat, maka Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) memandang perlu untuk memberikan beberapa penjelasan sebagai berikut:

1. IKAPI senantiasa menekankan kepada anggotanya untuk dapat menerbitkan buku yang berkualitas, secara cermat, faktual dan bertanggungjawab sehingga dapat membawa manfaat yang maksimal dan tidak meresahkan masyarakat luas. Apalagi sejak dulu buku selalu berfungsi sebagai sumber referensi dan informasi yang menjadi rujukan bagi masyarakat.

2. IKAPI sangat menyesalkan terjadinya kekeliruan itu, baik dilakukan oleh anggota maupun nonanggotanya, yang merupakan hasil ketidakcermatan dalam memilih sumber referensi dan pencantuman konten informasi.

3. Setelah melakukan penelusuran dan klarifikasi, IKAPI berkesimpulan bahwa terjadinya penulisan tersebut sebagai kekeliruan penulisan yang tidak disengaja dan tidak dimaksudkan demikian. Informasi yang benar dan diketahui bersama secara luas oleh publik Indonesia dan dunia bahwa ibukota Israel adalah Tel Aviv.

4. Para penerbit yang menerbitkan buku dengan konten informasi yang keliru tersebut telah menyatakan akan melakukan perbaikan, termasuk melalui mekanisme penarikan buku.

5. Peristiwa ini hendaknya menjadi pelajaran bagi semua pihak yang terlibat dalam proses penerbitan buku untuk dapat berhati-hati mencantumkan informasi dalam buku yang diterbitkan, baik yang bersifat cetak maupun digital, khususnya jika berasal dari referensi yang berada di laman yang diakses melalui internet.

6. IKAPI menghimbau para penerbit untuk secara konsisten melakukan proses penerbitan secara profesional, cermat dan bertanggung jawab, mulai dari pemilihan naskah, penyuntingan, koreksi hingga cetak.

7. Sebagai bentuk upaya mewujudkan penerbitan buku yang profesional, berkualitas dan bertanggungjawab, IKAPI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah menyusun Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) untuk jabatan Ahli Penerbitan Buku. RSKKNI ini selanjutnya akan menjadi Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Penerbitan dan Sertifikasi Ahli Penerbitan Buku. Dengan keberadaan para Ahli Penerbitan Buku yang tersertifikasi ini, diharapkan buku-buku yang dihasilkan oleh para penerbit dapat lebih bermutu dan tidak berpotensi memunculkan masalah di masyarakat.

Demikianlah untuk diketahui bersama.

Jakarta, 14 Desember 2017

Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI)

  • Written by Super User

Berita Lainnnya

Gaya Hidup

KICIR KICIR NEWS

 Tentang Kami  -  Redaksi  -  Pedoman Media Siber - Lapak  -  Karir  -  Advertising  -  Privacy Policy  -  Disclaimer

Copyright @ 2015 Kicir News, All right reserved